Fenomena Plasma Matahari yang Menakjubkan
Seorang astrofotografer berhasil mengabadikan gambar dinding plasma Matahari yang terbakar sepanjang 200.000 km. Eduardo Schaberger Poupeau, astrofotografer berusia 51 tahun, menangkap pemandangan menakjubkan ini pada Februari 2024.
Kolom plasma yang tertangkap kamera begitu luas sehingga Poupeau harus memutar kameranya untuk menangkapnya secara penuh. Ia menggunakan teknik Lucky Imaging untuk meminimalkan turbulensi atmosfer yang dapat mengganggu pengambilan gambar beresolusi tinggi.
Poupeau menggambarkan kesulitan yang dihadapinya, seperti suhu tinggi, turbulensi, dan tutupan awan. Namun, ia tetap termotivasi oleh keagungan Matahari dan misteri alam semesta.
Gambar yang dihasilkan merupakan hasil dari ketertarikan seumur hidup Poupeau terhadap alam semesta. Ia menumpuk 70 hingga 100 frame untuk mengurangi noise digital pada gambar.
Fenomena ini tergolong langka karena biasanya penjuluran plasma terjadi di dekat ekuator Matahari. Poupeau menyebutnya sebagai tontonan yang luar biasa yang sepadan dengan usaha yang dilakukan.
Komentar0