Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, SE bersama Wakil Bupati Soppeng Ir. Selle KS Dalle menghadiri kegiatan Halal Bi Halal Kerukunan Keluarga Soppeng (KKS) 1447 Hijriah/2026 Masehi yang berlangsung di Hotel Four Point by Sheraton Makassar, Jumat malam (27/3/2026).
Kegiatan ini, mengusung tema “Massedi Ada, Massedi Gau” yang bermakna satu kata dan satu perbuatan, kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pemerintah, anggota Forkopimda, Tokoh masyarakat, serta warga KKS dari berbagai daerah di Indonesia.
Ketua Panitia Pelaksana, Prof. Ir. Baharuddin Muhammad Tang, M.Si., Ph.D., dalam laporannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menjelaskan bahwa panitia bekerja dalam keterbatasan waktu yang sangat singkat, terutama karena bertepatan dengan momentum Idul Fitri.
“Dengan segala keterbatasan waktu, bahkan sebagian panitia harus pulang kampung saat Lebaran dan kembali beberapa hari setelahnya, Alhamdulillah kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada para undangan, khususnya tokoh-tokoh Soppeng, karena sebagian undangan disampaikan melalui pesan singkat WhatsApp akibat keterbatasan waktu. Selain itu, ia mengungkapkan bahwa antusiasme peserta sangat tinggi, bahkan jumlah kehadiran melebihi kapasitas kursi yang disiapkan sekitar 850 kursi.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Halal Bi Halal bukan sekadar tradisi, tetapi menjadi ruang memperkuat nilai kebersamaan yang melampaui sekat-sekat kesukuan, serta menjadi wadah membangun peradaban berbasis persaudaraan dan kejujuran.
Sementara itu, Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, S.E., dalam sambutannya menyampaikan Atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintah Kabupaten Soppeng, saya mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin.
Apresiasi yang setinggi-tingginya juga kami sampaikan kepada Dewan Pimpinan Pusat Kerukunan Keluarga Soppeng (DPP KKS) dan panitia atas terselenggaranya kegiatan tahunan ini.
kegiatan ini bukan sekadar ajang melepas rindu, tetapi menjadi refleksi nilai kearifan lokal masyarakat Soppeng, khususnya semangat kebersamaan “Yasisoppengi”. Nilai-nilai leluhur seperti saling menguatkan, saling mengingatkan dalam kebaikan, serta saling menghargai harus terus dijaga oleh seluruh warga KKS di manapun berada.
Bupati Soppeng juga memaparkan capaian pembangunan Kabupaten Soppeng dalam setahun terakhir, di antaranya peningkatan Indeks Pembangunan Manusia meningkat dari 72.76 poin pada tahun 2024 menjadi 73,69 poin pada tahun 2025. Peningkatan Angka Harapan Hidup dari usia 73.77 tahun 2024 menjadi usia 74,21 tahun pada 2025, Laju pertumbuhan PDRB dari 4.06% pada tahun 2024 meningkat menjadi 4,77 %. Penurunan Persentase Penduduk Miskin dari 6.90 % menjadi 6.65% pada tahun 2025. Dari capaian tersebut, daerah kita memperoleh apresiasi dari berbagai pihak diantaranya
Penghargaan tertinggi bidang Pendidikan Dwija Praja Nugraha atas dedikasi dan perhatian luar biasa terhadap kemajuan Pendidikan serta kesejahteraan guru.
Penghargaan bidang Kesehatan berupa UHC Award Kategori Madya (yang mana pada tahun sebelumnya kita masih kategori Pratama, dibawahnya madya).
Hasil Survey KPK yang menempatkan Soppeng pada peringkat pertama dalam "Zona Hijau/Terjaga, dan menjadikan sebagai Daerah Percontohan Integritas Di Sulawesi Selatan, dengan skor tertinggi yakni 80,48.
“Capaian ini tentu tidak lepas dari kerja bersama. Kami berharap dukungan dan kontribusi nyata dari seluruh warga KKS untuk terus membangun daerah kita,” tambahnya.
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, S.H., yang turut hadir dalam sambutannya mengungkapkan rasa hormat dan kedekatannya dengan warga Soppeng. Ia bersama pihaknya untuk terus memberikan perhatian kepada warga KKS yang berdomisili di Kota Makassar.
“Saya memiliki kedekatan emosional dengan warga Soppeng. Kehadiran saya di sini adalah bentuk komitmen dan tanggung jawab untuk terus bersama-sama membangun,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Makassar saat ini berfokus pada program-program yang berdampak langsung bagi masyarakat (impactful), sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara nyata.
Sementara itu, Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Kerukunan Keluarga Soppeng (DPP KKS), Irjen Pol (Purn) Dr. H. Burhanuddin Andi, M.H., menyampaikan apresiasi kepada panitia atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
Ia mengungkapkan rencana untuk membentuk wadah khusus bagi para akademisi, seperti doktor dan profesor asal Soppeng, guna diberdayakan dalam mendukung pembangunan, khususnya di Sulawesi Selatan.
“Kita memiliki banyak sumber daya manusia yang luar biasa. Ke depan, kita akan himpun dalam satu wadah untuk berkontribusi lebih besar dalam pembangunan daerah,” jelasnya.
Ia juga menegaskan bahwa KKS merupakan organisasi besar yang telah menghimpun hampir 30 kerukunan di berbagai daerah di Indonesia. Menurutnya, keberhasilan warga Soppeng di perantauan dalam berbaur dengan masyarakat setempat menjadi kebanggaan tersendiri.
“Kita membawa misi yang sama sesuai tema Massedi Ada, Massedi Gau, yaitu satu kata dan satu perbuatan. Ini yang harus terus kita jaga,” tegasnya.
Untuk diketahui hadir pembawa Tausiyah dan hikmah Halal Bi Halal, Ustadz Drs. H. Arifuddin Lewa, S.H.I.,l.


Komentar0