SOPPENG — Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Sulawesi Selatan, H. Ikbal Ismail, S.Ag., M.Ag, membuka kegiatan manasik haji yang dirangkaikan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) Al-Ifadah, Sabtu (3/10/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Soppeng tersebut menjadi bagian dari upaya pembinaan dan persiapan calon jamaah haji sebelum keberangkatan ke Tanah Suci.
Dalam sambutannya, H. Ikbal Ismail mengapresiasi kolaborasi KBIHU Al Ifadah, Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Soppeng dalam memberikan pembinaan kepada calon jamaah haji.
Ia menekankan pentingnya persiapan sejak dini, khususnya dalam menjaga kondisi kesehatan fisik dan mental. Menurutnya, kesiapan tersebut menjadi bagian penting dalam menghadapi seluruh rangkaian ibadah haji.
“Persiapan harus dilakukan sejak dini, termasuk menjaga kesehatan fisik dan mental. Ini penting agar jamaah dapat mengikuti seluruh rangkaian ibadah haji dengan baik,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Soppeng, Dr. H. Musriadi, menyampaikan bahwa calon jamaah haji Kabupaten Soppeng dijadwalkan berangkat pada 2027.
Ia mengapresiasi KBIHU Al Ifadah yang telah memulai bimbingan manasik lebih awal. Menurutnya, langkah tersebut membantu mematangkan kesiapan calon jamaah sebelum memasuki tahapan keberangkatan.
Ketua Yayasan KBIHU Al Ifadah, H. Zainuddin Salim, Lc., mengatakan pembukaan manasik menjadi momentum awal pembinaan calon jamaah haji secara menyeluruh.
Ia menjelaskan, manasik memberikan bekal pengetahuan dan pemahaman mengenai pelaksanaan ibadah haji. Sementara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi momentum untuk menumbuhkan kecintaan dan keteladanan kepada Rasulullah SAW.
“Perjalanan menuju Baitullah membutuhkan lebih dari sekadar kesiapan teknis. Diperlukan niat yang lurus, ilmu yang memadai, kesiapan mental dan fisik, kesabaran, kedisiplinan, persaudaraan, serta akhlak yang baik,” katanya.
Menurut Zainuddin, pembinaan jamaah perlu dilakukan sejak jauh sebelum keberangkatan ke Tanah Suci. Karena itu, KBIHU Al Ifadah berupaya membekali calon jamaah agar tidak hanya memahami tata cara pelaksanaan ibadah haji, tetapi juga mampu mengamalkan nilai-nilai ibadah dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan tersebut turut diisi dengan hikmah Maulid Nabi Muhammad SAW yang disampaikan H. Supriadi, Lc., dengan tema “Meneladani Rasulullah SAW Menuju Haji Mabrur.”


Komentar0